Tanda Tangani 13 Paket MoU, Attaqwa dan UMJ Perkuat Daya Saing Pendidikan
TerasBerita.id – Dalam upaya memperkuat institusionalisasi dan daya saing pendidikan Islam, Perguruan Attaqwa resmi menjalin kemitraan strategis dengan Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ).
Penandatanganan tiga Nota Kesepahaman dan sepuluh Perjanjian Kerjasama ini digelar dalam rangkaian Halalbihalal 1447 H di Gedung Aula Serbaguna KH. Noer Alie, Ujungharapan, Bekasi, Kamis (9/4/2026).
Dengan skala pengelolaan yang besar, yakni 172 satuan pendidikan, 6 pondok pesantren, dan 2 perguruan tinggi, sinergi ini dinilai menjadi kunci penting bagi Attaqwa untuk melangkah lebih maju. Kerja sama ini mencakup seluruh lini Tridharma Perguruan Tinggi, mulai dari pemberian beasiswa, pertukaran dosen dan mahasiswa, riset bersama, hingga pendampingan manajemen serta penguatan kapasitas guru secara berkelanjutan.

Rektor UMJ, Prof. Dr. Ma’mun Murod, memandang kolaborasi ini sebagai pertemuan dua visi besar yang memiliki akar sejarah sama. Menurutnya, jejak pendiri Attaqwa, KH. Noer Alie, menjadi jembatan kuat yang menghubungkan kedua lembaga ini.
“KH. Noer Alie dikenal memiliki kedekatan intelektual dengan Muhammadiyah dan konsisten menjadikan pendidikan sebagai sarana membangun peradaban. Muhammadiyah memiliki kekuatan pada sistem yang terintegrasi dan kokoh secara kelembagaan, yang menjadi referensi penting bagi Attaqwa,” ujar Prof. Ma’mun.
Lebih jauh ia menegaskan bahwa ikatan historis ini memperkuat prinsip bersama bahwa amal usaha pendidikan adalah milik umat, sehingga setiap langkah kolaborasi ditujukan untuk kemaslahatan bersama.
Sementara itu, Pimpinan Perguruan Attaqwa, KH. Irfan Mas’ud, menekankan bahwa seluruh dokumen yang ditandatangani harus segera ditindaklanjuti menjadi program nyata.
“Pendidikan di Attaqwa tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga membimbing dan mengabdi. Visi kami jelas: dari Attaqwa untuk umat, dari pendidikan untuk peradaban,” tegasnya.
Langkah strategis ini menjadi bukti komitmen kedua lembaga dalam menjawab tantangan zaman melalui ekosistem pendidikan Islam yang modern, berkelanjutan, dan berbasis nilai-nilai luhur.
(Red/Indro)