Rabu, 3 Juni 2026

Pemkab Sambas Dorong Generasi Muda Kembangkan Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya Melayu

2 menit baca

Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, mengajak generasi muda untuk mengembangkan ekonomi kreatif berbasis budaya Melayu. Langkah ini bertujuan untuk memperkuat identitas daerah dan menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Wakil Bupati Sambas, Heroaldi Djuhardi Alwi, menyampaikan komitmen ini saat menghadiri acara Kopi Darat Bersama Melayu Foundation di Warung Kopi Inceramut, Desa Makrampai, Kecamatan Tebas, pada Sabtu (30/5/2026).

Acara yang mengadakan menjelang Hari Raya Iduladha ini menjadi wadah kolaborasi bagi masyarakat, terutama generasi muda, untuk memperkuat identitas budaya Melayu Sambas melalui diskusi, pengembangan ekonomi kreatif, serta pelestarian nilai-nilai adat dan budaya daerah. Heroaldi mengapresiasi inisiatif Melayu Foundation yang dinilai mampu menyediakan ruang produktif bagi anak muda untuk berkarya dan menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal.

Heroaldi menekankan pentingnya generasi muda untuk memanfaatkan peluang yang ada guna mengembangkan potensi daerah menjadi kekuatan ekonomi yang bermanfaat bagi masyarakat. “Manfaatkan peluang yang ada, khususnya di Kecamatan Tebas. Potensi yang kita miliki harus mampu diolah menjadi kekuatan ekonomi yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Kabupaten Sambas memiliki kekayaan budaya dan potensi lokal yang dapat dikembangkan menjadi produk ekonomi kreatif bernilai tambah. Keterlibatan generasi muda dianggap sebagai faktor penting dalam mendorong inovasi dan peluang usaha berbasis kearifan lokal. Heroaldi berharap kegiatan yang digagas komunitas anak muda dapat menjadi sarana membangun karakter, kepemimpinan, dan semangat kewirausahaan, serta memperkuat upaya pelestarian budaya Melayu Sambas.

“Semoga Sambas ke depan mampu mengukir sejarah di masa mendatang. Kita semua harus menjadi pelaku dalam membentuk generasi muda yang lebih baik. Kegiatan ini merupakan sebuah inovasi yang dilakukan oleh generasi muda Melayu dari Kecamatan Tebas,” katanya. Heroaldi menambahkan bahwa kegiatan semacam ini perlu terus didorong karena mampu mempererat silaturahmi, menumbuhkan semangat kebersamaan, serta meningkatkan kepedulian generasi muda terhadap warisan budaya daerah.

Pemerintah Kabupaten Sambas berharap kolaborasi komunitas, masyarakat, dan pemerintah dapat terus diperkuat guna melahirkan generasi muda yang kreatif, berdaya saing, serta mampu menjadikan budaya Melayu sebagai kekuatan pembangunan daerah.

Berita Terkait